Jakarta (Humas Kemenag Kepulauan Seribu) -- Dalam upaya mempererat persaudaraan dan menumbuhkan kedamaian antarumat beragama, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta menggelar kegiatan sosial budaya di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada Rabu (6/5/2026).
Kegiatan ini berlangsung semarak dengan kehadiran Nuryani Malawat, salah satu pengurus DWP Kemenag Kepulauan Seribu, yang turut ambil bagian secara langsung bersama para pengurus dan anggota DWP dari berbagai wilayah di lingkungan Kanwil Kemenag DKI Jakarta.
Kegiatan tersebut merupakan implementasi program kerja DWP Tahun 2026 pada Bidang Sosial Budaya, khususnya subprogram Kunjungan Rumah Ibadah, sebagaimana tertuang dalam surat undangan resmi bernomor 09/SEK/DWPKANWILKEMENAGDKI/V/2026 tertanggal 4 Mei 2026.
Kehadiran Nuryani Malawat menjadi representasi semangat dan antusiasme DWP Kepulauan Seribu dalam mendukung penguatan nilai-nilai kerukunan dan toleransi antarumat beragama.
“Kegiatan ini sangat positif dalam memperluas wawasan serta mempererat rasa persaudaraan lintas agama. Kami dari Kepulauan Seribu sangat mengapresiasi dan mendukung penuh program seperti ini, karena mampu menumbuhkan sikap saling menghormati dalam keberagaman,” tuturnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Dialog Kerukunan Umat Beragama yang dilaksanakan di vihara dalam kawasan TMII. Dialog ini menjadi ruang edukatif untuk memperkuat pemahaman tentang pentingnya toleransi dan hidup berdampingan secara harmonis di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
“Melalui dialog seperti ini, kami tidak hanya belajar memahami perbedaan, tetapi juga merasakan bahwa keberagaman adalah kekuatan yang harus dijaga bersama. Inilah wujud nyata moderasi beragama yang terus digaungkan Kementerian Agama,” ujar Nuryani.
Selanjutnya, rombongan melanjutkan kunjungan ke berbagai rumah ibadah yang menjadi simbol nyata kerukunan di Indonesia, di antaranya Masjid Pangeran Diponegoro, Vihara Arya Dwipa Arama, Gereja Katolik Santa Catharina, Gereja Protestan Haleluya, Klenteng Konghucu Kong Miao, Pura Penataran Agung Kertabhumi, serta Sasana Adirasa Pangeran Samber Nyawa.
“Kunjungan ini menjadi pengalaman berharga bagi kami untuk melihat secara langsung bagaimana nilai toleransi diwujudkan. Semoga semangat kebersamaan ini dapat terus kita jaga dan sebarkan di lingkungan masing-masing,” pungkasnya.
Kegiatan yang sarat nilai kebhinnekaan ini ditutup dengan sesi wisata edukatif di kawasan TMII serta waktu Istirahat, Sholat, dan Makan (ISHOMA). Diharapkan, partisipasi aktif para anggota DWP ini dapat terus memperkuat semangat kerukunan umat beragama, baik di lingkungan Kementerian Agama maupun di tengah masyarakat luas.