Jakarta (Humas MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif) — MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif Jakarta secara konsisten melaksanakan kegiatan rutin Keputrian setiap Jumat pada waktu Dzuhur sebagai bagian dari pembinaan karakter dan penguatan keagamaan bagi siswi putri. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswi putri dan berlangsung di lingkungan madrasah.
Kegiatan Keputrian diawali dengan pelaksanaan salat Dzuhur berjamaah yang diimami oleh Dinda. Pembiasaan ibadah berjamaah tersebut menjadi sarana penanaman nilai kedisiplinan, kebersamaan, serta penguatan spiritual peserta didik.
Usai salat berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan tilawah Al-Qur’an yang diikuti oleh seluruh peserta. Secara tidak langsung, kegiatan ini menjadi bagian dari pembiasaan religius madrasah dalam menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Agenda berikutnya diisi dengan penyampaian materi keputrian yang disampaikan oleh perwakilan kelas secara bergilir. Materi yang disampaikan berfokus pada pemahaman tugas, tanggung jawab, serta hak-hak perempuan dalam perspektif Islam, sehingga siswi putri memiliki bekal pengetahuan keislaman yang komprehensif dan aplikatif.
Kegiatan Keputrian ini didampingi oleh Putri, Dinda, dan Syifa yang secara aktif membimbing jalannya kegiatan. Salah satu pendamping, Putri, menyampaikan bahwa kegiatan Keputrian menjadi ruang pembinaan yang penting bagi siswi putri. “Melalui kegiatan ini, siswi dibimbing untuk memahami nilai-nilai keislaman, membangun kepercayaan diri, serta menumbuhkan sikap tanggung jawab sebagai muslimah,” ujarnya.
Pendampingan yang dilakukan juga memberikan ruang dialog dan diskusi bagi siswi untuk menyampaikan pendapat serta berbagi pengalaman secara positif. Hal tersebut sejalan dengan upaya madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung pembentukan karakter peserta didik.
Melalui pelaksanaan Keputrian rutin ini, MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif Jakarta menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta dalam penguatan pendidikan karakter dan pembinaan keagamaan. Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak positif dalam membentuk generasi muslimah yang berakhlak mulia, berintegritas, dan mampu berperan aktif di tengah masyarakat.