Kepulauan Seribu (Humas MTsN 26 Kepulauan Seribu) — MTs Negeri 26 Kepulauan Seribu menggelar serangkaian lomba dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 2025. Kegiatan ini menjadi wujud nyata apresiasi madrasah terhadap peran guru sekaligus upaya menanamkan nilai penghormatan kepada pendidik dalam diri peserta didik. Program ini sejalan dengan komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan lingkungan pendidikan yang menghargai jasa guru dan mendorong kreativitas siswa.
Acara dibuka langsung oleh Kepala Madrasah, Maliyatun. Dalam sambutannya, ia mengajak para siswa menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang untuk menunjukkan rasa hormat dan kebanggaan kepada para pendidik. “Anak-anak ibu semua, jadikanlah lomba-lomba ini sebagai momen untuk menunjukkan rasa hormat dan apresiasi kalian kepada para guru,” ujarnya. Secara tidak langsung, ia juga menekankan pentingnya membangun budaya penghargaan terhadap guru sebagai bagian dari karakter peserta didik.
Seluruh jenjang kelas turut berpartisipasi dalam kegiatan yang dirancang untuk menggali bakat, mempererat hubungan siswa dan guru, serta menumbuhkan kepercayaan diri. Rangkaian lomba meliputi lomba baca puisi dan paduan suara untuk siswa kelas VII, VIII, dan IX. Dengan mengusung slogan “Merawat Semesta Dengan Cinta,” setiap kegiatan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga media pembelajaran karakter.
Lomba baca puisi menjadi pembuka kegiatan. Para siswa menampilkan karya sastra dengan penghayatan mendalam sebagai bentuk terima kasih kepada guru. Dewan juri, Royati dan Junadi, menilai penampilan siswa berdasarkan ekspresi, intonasi, dan penghayatan. Pihak madrasah menjelaskan bahwa lomba ini tidak hanya meningkatkan literasi, tetapi juga mengajarkan siswa menyampaikan rasa hormat melalui karya seni.
Sementara itu, lomba paduan suara menghadirkan lagu “Hymne Guru” yang dibawakan dengan harmoni dan penghormatan tulus. Juri lomba, Khairani dan Aulia Nur Hikmah, mengapresiasi kemampuan vokal dan kekompakan para peserta. Mereka menilai bahwa siswa mampu menyalurkan rasa terima kasih kepada guru dengan penampilan yang penuh makna.
Dalam seluruh rangkaian kegiatan, para guru bertindak sebagai pembimbing sekaligus inspirator yang memotivasi siswa untuk tampil percaya diri. Pihak madrasah menilai bahwa kegiatan semacam ini memperkuat kontribusi guru dalam menciptakan generasi yang kreatif, berakhlak, dan berdaya saing. Slogan “Merawat Cinta Dengan Semesta” kembali ditekankan sebagai semangat bersama dalam merawat hubungan positif antara siswa dan guru.
Rangkaian peringatan Hari Guru Nasional di MTsN 26 Kepulauan Seribu berlangsung hangat dan penuh kegembiraan. Madrasah berharap momentum ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menumbuhkan semangat apresiasi yang berkelanjutan di kalangan peserta didik. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan kontribusi Kementerian Agama dalam menghadirkan pendidikan yang humanis dan membangun karakter siswa melalui kegiatan positif dan bermakna.