Kepulauan Seribu (Humas MTsN 26 Kepulauan Seribu) — Kepala MTsN 26 Kepulauan Seribu, Catur Yoga Meiningdias, secara resmi menutup kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan Jurnal Penelitian pada Rabu (13/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan MTsN 26 Kepulauan Seribu tersebut diikuti para guru dan tenaga kependidikan sebagai upaya meningkatkan kompetensi pedagogis dan profesionalisme pendidik di lingkungan madrasah.
Penutupan kegiatan diisi dengan pemaparan materi dan evaluasi oleh widyaiswara dari Balai Diklat Keagamaan (BDK) Jakarta. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan penguatan terkait implementasi pendekatan pembelajaran humanis melalui Kurikulum Berbasis Cinta serta pengembangan budaya literasi melalui penulisan jurnal ilmiah.
Perwakilan widyaiswara BDK Jakarta mengapresiasi antusiasme para peserta selama mengikuti kegiatan. Ia menekankan pentingnya implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dalam proses pembelajaran sehari-hari agar tercipta lingkungan belajar yang lebih nyaman, ramah, dan mendukung perkembangan karakter peserta didik.
Selain itu, peserta juga didorong untuk terus mengembangkan kemampuan menulis karya ilmiah sebagai bagian dari peningkatan kompetensi dan penguatan budaya riset di lingkungan madrasah.
Dalam sambutannya, Catur Yoga Meiningdias menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim BDK Jakarta yang telah memberikan penguatan materi kepada seluruh peserta bimtek.
“Kurikulum Berbasis Cinta merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam menghadirkan pembelajaran yang humanis dan berorientasi pada pembentukan karakter. Kami berharap peserta didik tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, empati, dan karakter yang baik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat transformasi MTsN 26 Kepulauan Seribu sebagai madrasah yang unggul, ramah anak, dan mendukung budaya literasi serta penelitian.
Seluruh tenaga pendidik yang mengikuti kegiatan juga menyatakan kesiapan untuk menyusun rencana tindak lanjut, baik dalam pengembangan modul ajar berbasis karakter maupun penyelesaian jurnal penelitian sebagai bagian dari peningkatan kualitas pembelajaran.
Melalui kegiatan ini, MTsN 26 Kepulauan Seribu terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah melalui pembelajaran yang humanis, inovatif, dan berbasis pengembangan kompetensi pendidik.