Berita
Berita

MTsN 26 Kepulauan Seribu Mulai Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 1 April 2026
Dibaca 341 kali
blog

Kepulauan Seribu, Pulau Tidung (Humas MTsN 26 Kepulauan Seribu) --- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi dilaksanakan di MTsN 26 Kepulauan Seribu, Rabu (01/04/2026). Program ini merupakan bagian dari upaya peningkatan gizi peserta didik guna mendukung proses pembelajaran yang lebih optimal.

 

Pelaksanaan MBG diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman antara pihak madrasah dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pulau Tidung yang diwakili Vidyatama Fahreza selaku penanggung jawab dapur MBG, bekerja sama dengan Yayasan Mita Jaya Abadi yang diketuai Ma'mun Mustar.

 

Pada hari pertama pelaksanaan, sebanyak 130 siswa dari kelas VII, VIII, dan IX menerima paket makanan bergizi yang dibagikan saat waktu istirahat. Menu yang disajikan meliputi nasi putih, semur ayam, tumis sawi putih dan wortel, nugget ayam, tahu semur, serta buah naga.

 

Distribusi makanan dilakukan oleh satuan tugas (satgas) yang terdiri dari tenaga pendidik dan perwakilan siswa dari setiap kelas. Satgas telah dibekali alur distribusi yang terstruktur sehingga proses pembagian berjalan tertib dan lancar.

 

Pelaksanaan makan dilakukan di ruang kelas masing-masing dengan pendampingan wali kelas. Selain memastikan ketertiban dan kebersihan, wali kelas juga membimbing siswa untuk membaca doa sebelum dan sesudah makan sebagai bagian dari pembiasaan adab Islami.

 

Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka menikmati makanan yang disediakan dan menghabiskannya dengan tertib. Salah satu siswa, Abizar, mengungkapkan apresiasinya terhadap program tersebut. “Alhamdulillah menu hari ini mantap, saya habiskan makanan dengan lahapnya, begitu juga dengan teman-teman,” ujarnya.

 

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Mari’ah, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program MBG di hari pertama. Menurutnya, program ini merupakan bentuk perhatian terhadap kesehatan dan kesejahteraan siswa.

 

“Kami menyambut baik program MBG sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesehatan murid. Dengan tubuh yang sehat dan gizi yang cukup, siswa akan lebih siap menerima pelajaran dan tumbuh menjadi generasi unggul,” ujarnya.

 

Ia menambahkan bahwa teknis pelaksanaan MBG telah disesuaikan dengan jadwal kegiatan belajar mengajar, yakni dilaksanakan pada waktu istirahat setelah salat Zuhur agar tidak mengganggu proses pembelajaran.

 

Dengan terlaksananya hari pertama MBG secara tertib dan lancar, pihak madrasah optimistis program ini akan memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran serta kesehatan peserta didik di masa mendatang.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor