Berita

MIN 9 Jakarta Peringati Hari Guru Nasional ke-80, Teguhkan Komitmen Pendidikan Berkarakter

Jumat, 28 November 2025
Dibaca 209 kali
blog

Jakarta (Humas MIN 9 Jakarta) — Suasana haru dan khidmat menyelimuti Lapangan MIN 9 Jakarta Selatan pada peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke-80, Selasa (25/11/2025). Seluruh guru, tenaga kependidikan, dan siswa kelas 1–6 bersatu dalam momen penghormatan bagi para pendidik yang telah mendedikasikan hidupnya bagi kemajuan pendidikan madrasah.

 

Upacara peringatan dipimpin Korbid Humas, Mukhlis, dengan petugas upacara dari seluruh guru dan tendik yang tidak bertugas di Kanwil. Pasukan Pengibar Bendera 12 bertugas mengibarkan Sang Merah Putih, dengan tiga pengibar utama yakni Shohipah Dewi, Endy Tarmidy, dan Iyan Asmawati. Kepala MIN 9 Jakarta Selatan, Nony Priany, bertindak sebagai pembina upacara dan menyampaikan amanat sesuai tema nasional HGN 2025 “Merawat Semesta dengan Cinta”.

 

Dalam amanatnya, Nony menegaskan bahwa guru adalah pilar utama dalam membangun karakter bangsa melalui pendidikan madrasah. “Guru bukan hanya pengajar, tetapi teladan yang membimbing dengan hati. Profesionalisme, kreativitas, dan kesejahteraan guru adalah fondasi yang harus terus diperkuat agar madrasah semakin maju,” ujarnya.

 

Rangkaian acara berlanjut dengan pembacaan puisi bertema pendidikan oleh para guru putri yang dipimpin Saripah. Dengan suara penuh penghayatan, mereka membacakan bait-bait yang menggambarkan perjuangan guru dalam menuntun generasi menuju ilmu, iman, dan akhlak. Penampilan tersebut memberikan suasana haru dan ruang refleksi bagi seluruh peserta upacara.

 

Acara kemudian dilanjutkan dengan penganugerahan penghargaan bagi dua guru senior, Tuti Asnawati dan Martawih, atas pengabdian mereka selama 30 tahun di MIN 9 Jakarta Selatan. Komite, koordinator kelas, dan para siswa turut memberikan bunga mawar sebagai bentuk cinta dan penghormatan.

 

Ketua Komite MIN 9 Jakarta Selatan, Dwi Damayanti, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para guru. “Pembacaan puisi tadi sangat menyentuh. Kami bangga memiliki guru-guru yang bukan hanya mengajar, tetapi juga menghidupkan nilai-nilai pendidikan dengan begitu indah. Semoga sinergi orang tua dan madrasah semakin kuat,” ujarnya.

 

Sementara itu, Martawih, salah satu penerima penghargaan, mengungkapkan rasa harunya. “Saya tidak menyangka perjalanan 30 tahun ini terasa begitu cepat. Dulu kami mencari siswa dari komplek ke komplek sambil menyebar pamflet dan memasang spanduk. Sekarang MIN 9 sudah sangat maju, bahkan setiap PPDB kami harus menolak pendaftar karena kuota yang penuh. Apresiasi hari ini sangat menyentuh hati. Semoga saya tetap bisa memberi manfaat dan inspirasi,” tuturnya.

 

Peringatan HGN ke-80 di MIN 9 Jakarta Selatan ditutup dengan penampilan lagu “Terima Kasih Guruku” oleh Nayla bersama tim paduan suara serta tarian Maumere oleh para koordinator kelas. Beragam penampilan tersebut menjadi simbol kebersamaan dan rasa syukur atas peran guru dalam mencerdaskan generasi bangsa.

 

Melalui kegiatan yang penuh makna ini, MIN 9 Jakarta Selatan meneguhkan kembali komitmen untuk terus menghadirkan pendidikan madrasah yang unggul, berkarakter, dan penuh kehangatan. Semangat dan dedikasi para guru menjadi kekuatan utama yang menghidupkan madrasah sebagai pusat pendidikan yang berdampak bagi masyarakat. (NS)

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor