Jakarta (Humas MAN 6 Jakarta Timur) — MAN 6 Jakarta Timur resmi membuka Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan mengusung tema "Mewujudkan Generasi CERIA: Cerdas, Empati, Ramah, Inklusif, dan Aktif". Kegiatan ini menjadi langkah awal pembentukan karakter sekaligus pengenalan budaya madrasah bagi peserta didik baru agar mampu beradaptasi dengan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan.
Kepala MAN 6 Jakarta Timur, Retno Dewi Utami, membuka secara resmi rangkaian MATAMUDA 2026 sekaligus menandai dimulainya Tahun Pelajaran 2026/2027. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa masa ta'aruf bukan sekadar kegiatan pengenalan lingkungan madrasah, tetapi menjadi fondasi untuk menanamkan nilai-nilai karakter, kedisiplinan, serta budaya belajar yang positif.
"MATAMUDA bukan sekadar kegiatan perkenalan, tetapi merupakan langkah awal untuk membangun budaya madrasah yang ramah, aman, nyaman, dan inklusif. Setiap murid harus merasa diterima, dihargai, dan terlindungi sejak pertama kali memasuki lingkungan madrasah," ujar Retno.
Ketua Panitia MATAMUDA 2026, Astri Desy Yanti, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dirancang secara edukatif, menyenangkan, dan berorientasi pada perlindungan anak. Menurutnya, tema Generasi CERIA diharapkan mampu menumbuhkan semangat belajar sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap madrasah sebagai tempat bertumbuh dan mengembangkan potensi.
"Melalui tema MATAMUDA CERIA, kami berharap seluruh peserta dapat merasakan suasana madrasah yang ramah, aman, nyaman, menyenangkan, dan penuh inspirasi. Semoga para murid baru semakin yakin bahwa MAN 6 Jakarta Timur merupakan rumah kedua bagi tumbuhnya mimpi, potensi, dan harapan mereka," kata Astri.
Selama pelaksanaan MATAMUDA, peserta didik baru memperoleh berbagai materi pengenalan lingkungan madrasah, meliputi tata tertib, budaya belajar, sarana dan prasarana, kegiatan akademik, serta nilai-nilai yang menjadi identitas MAN 6 Jakarta Timur. Mereka juga diperkenalkan kepada guru, tenaga kependidikan, pengurus organisasi siswa, serta berbagai layanan yang mendukung proses pembelajaran.
Selain itu, panitia menghadirkan materi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), ekoteologi, dan moderasi beragama sebagai bagian dari penguatan karakter peserta didik. Materi tersebut bertujuan menanamkan kepedulian terhadap sesama, lingkungan, serta membangun sikap toleran dalam kehidupan yang majemuk.
Peserta juga dikenalkan dengan beragam kegiatan ekstrakurikuler melalui presentasi dan demonstrasi sehingga dapat memilih aktivitas sesuai minat dan bakat. Berbagai kegiatan kelompok dan interaksi edukatif turut diselenggarakan untuk mempererat kebersamaan dan membangun komunikasi antarpeserta didik baru.
Pelaksanaan MATAMUDA 2026 mengedepankan prinsip ramah anak, edukatif, inklusif, serta bebas dari segala bentuk perundungan, kekerasan, maupun diskriminasi. Seluruh kegiatan berlangsung di bawah pendampingan guru dan pengurus organisasi siswa guna memastikan terciptanya lingkungan belajar yang aman dan kondusif.
Melalui MATAMUDA 2026, MAN 6 Jakarta Timur berkomitmen menghadirkan pengalaman awal yang positif bagi seluruh peserta didik baru sekaligus memperkuat implementasi visi "Madrasah Maju, Bermutu, dan Mendunia". Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata semangat Kemenag Berdampak dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkarakter, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik sejak hari pertama memasuki madrasah.