Berita

Kasubbag TU Kemenag Kepulauan Seribu Hadiri Rakor Pilot Project Renstra 2025–2029

Rabu, 14 Januari 2026
Dibaca 258 kali
blog

Jakarta (Humas Kepulauan Seribu) -- Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu, Abdul Hakim, menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Pilot Project Rencana Strategis (Renstra) 2025–2029 yang diselenggarakan di ruang Fatahilah, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, pada Rabu (14/1/2026).


Kegiatan yang diinisiasi oleh Kanwil Kemenag DKI Jakarta ini membahas penyusunan Renstra di tingkat Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota dan madrasah, sekaligus menjadi langkah awal dalam penentuan satuan kerja yang akan ditetapkan sebagai pilot project Renstra 2025–2029 di lingkungan Kanwil Kemenag DKI Jakarta.


Dalam kesempatan tersebut, Abdul Hakim menegaskan bahwa penyusunan Renstra merupakan fondasi strategis dalam menentukan arah kebijakan dan program kerja Kementerian Agama ke depan agar lebih terukur, akuntabel, dan berdampak langsung bagi masyarakat.


“Renstra harus disusun secara komprehensif dan realistis agar menjadi pedoman yang jelas dalam pelaksanaan program serta mampu menjawab tantangan pelayanan keagamaan di masing-masing wilayah,” ujar Abdul Hakim.


Ia juga menyampaikan bahwa keikutsertaan Kantor Kemenag Kabupaten Kepulauan Seribu dalam rakor ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan perencanaan daerah dengan kebijakan Kanwil dan Kementerian Agama secara nasional.


“Melalui rakor ini, kami berharap terbangun keselarasan antara perencanaan pusat dan daerah, sehingga pelaksanaan program di Kepulauan Seribu dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan tepat sasaran,” tambahnya.


Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta, Khairani, dalam sambutannya menegaskan bahwa Renstra bukan sekadar dokumen administratif, melainkan arah kebijakan lima tahunan yang berorientasi pada hasil dan peningkatan kualitas kinerja layanan.


“Renstra harus mampu mendorong peningkatan kinerja dan kualitas layanan Kementerian Agama secara berkelanjutan, serta menjawab kebutuhan nyata masyarakat,” tegas Khairani.


Khairani juga menekankan pentingnya mengintegrasikan program prioritas Kementerian Agama, khususnya Asta Protas, ke dalam Renstra Kementerian Agama Tahun 2025–2029.


“Seluruh program prioritas Kementerian Agama, termasuk Asta Protas, harus dituangkan secara jelas dalam Renstra agar implementasinya terarah dan dapat diukur capaian kinerjanya,” ujarnya.


Ia pun mengingatkan seluruh peserta rakor untuk aktif berkontribusi dalam proses penyusunan Renstra, terutama dalam penentuan satuan kerja pilot project, agar dapat menjadi contoh praktik baik (best practice) bagi satuan kerja lainnya di lingkungan Kanwil Kemenag DKI Jakarta.


“Saya berharap peserta dapat berperan aktif dalam penyusunan Renstra ini, sehingga satuan kerja yang ditetapkan sebagai pilot project benar-benar mampu menjadi model perencanaan dan pelaksanaan program yang berkualitas,” pungkasnya.


Rapat koordinasi berlangsung secara konstruktif dengan agenda pemaparan materi, diskusi, serta penyamaan persepsi terkait arah kebijakan Renstra pada Kanwil Kementerian Agama DKI Jakarta 2025–2029.


Disela-sela acara rapat, Kanwil Kemenag DKI Jakarta memberikan piagam penghargaan kepada tim perencanaan pada satuan kerja, baik Kantor Kemenag Kota/Kabupaten maupun madrasah negeri di DKI Jakarta atas capaian penyelesaian pagu minus tahun anggaran 2025.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag DKI Jakarta, para Kasubbag TU Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se-Jakarta, Kepala MAN 2 dan MAN 4 Jakarta, Kepala MTsN 4 dan MTsN 41 Jakarta, serta unsur terkait lainnya.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor