Jakarta (Humas Kepulauan Seribu) -- Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu, Abdul Hakim, bersama Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Iim Sumirat, turut menghadiri kegiatan WAQF Run 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI) di Plaza Tenggara Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta Pusat, pada Minggu (14/12/2025).
Kehadiran Abdul Hakim mewakili Kemenag Kepulauan Seribu sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan syiar wakaf yang dikemas melalui olahraga dan aksi kemanusiaan. WAQF Run 2025 mengusung tema “Berlari untuk Peduli Palestina yang Masih Terluka dan Bantu Sumatra yang Tengah Berduka”, yang bertujuan menumbuhkan kepedulian sosial serta meningkatkan literasi wakaf di tengah masyarakat.
Abdul Hakim menyampaikan bahwa kegiatan WAQF Run bukan sekadar ajang olahraga, melainkan juga sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan.
“Melalui kegiatan WAQF Run 2025 ini, kita tidak hanya berolahraga, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat berbagi melalui wakaf sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama,” ujar Abdul Hakim.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari jajaran Kementerian Agama, aparatur sipil negara (ASN), keluarga besar Kemenag, hingga masyarakat umum. Selain berlari, para peserta juga berpartisipasi dalam gerakan wakaf dan donasi kemanusiaan sebagai wujud solidaritas dan empati terhadap masyarakat yang terdampak musibah, baik di dalam maupun luar negeri.
Menurut Abdul Hakim, kegiatan WAQF Run 2025 sejalan dengan komitmen Kementerian Agama dalam memperkuat ukhuwah, menumbuhkan kepedulian sosial, serta mendorong optimalisasi wakaf sebagai instrumen strategis pembangunan dan kemanusiaan.
“Kementerian Agama sangat mendukung kegiatan seperti WAQF Run 2025 karena sejalan dengan upaya memperkuat nilai keagamaan, solidaritas sosial, dan kepedulian terhadap isu-isu kemanusiaan,” tambahnya.
Kegiatan WAQF Run 2025 berlangsung dengan meriah dan penuh semangat kebersamaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya wakaf produktif semakin meningkat, sekaligus memperkuat peran wakaf dalam mendukung program-program kemanusiaan, baik nasional maupun internasional.
“Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus berkontribusi melalui wakaf dan aksi sosial demi kemaslahatan umat,” pungkas Abdul Hakim.