Jakarta (Humas KanKemenag Jakarta Utara) — Ketua Forum Komunikasi Majelis Ta’lim (FKMT) Kota Jakarta Utara, Istavia Azis, menghadiri kegiatan tawaqufan Majelis Ta’lim Baitul Iman, Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Senin (19/1/2026). Tawaqufan dilakukan sebagai penutupan sementara pengajian rutin dalam rangka persiapan menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Dalam sambutannya, Istavia Azis yang akrab disapa Vivi Azis menjelaskan bahwa tawaqufan bukan berarti berhenti beribadah atau menuntut ilmu. Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya mengulas kembali ilmu agama yang telah diperoleh dari para guru majelis untuk diamalkan di lingkungan keluarga.
“Hanya soal memindahkan ibadah mengaji di rumah jelang bulan suci Ramadhan dengan kegiatan yang sama bahkan lebih bermakna,” tutur Vivi Azis.
Vivi menjelaskan bahwa ibadah yang lebih bermakna dapat diwujudkan melalui aktivitas keseharian selama Ramadhan, seperti membaca Al-Qur’an, bersedekah, serta menyiapkan makanan dan minuman bagi keluarga maupun musafir yang berpuasa. Menurutnya, rangkaian persiapan spiritual tersebut telah diajarkan dalam tahapan bulan-bulan sebelumnya.
Ia menguraikan bahwa umat Islam telah berikhtiar membersihkan diri dari dosa pada bulan Rajab dan mengisinya dengan amal-amal kebaikan pada bulan Sya’ban sebagai persiapan memasuki Ramadhan. “Pengosongan diri dari berbagai dosa di bulan Rajab dengan lafal istighfar yang sungguh-sungguh, kemudian mengisinya kembali dengan sholawat dan bersedekah,” imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut, Vivi Azis juga mendoakan agar jamaah Majelis Ta’lim Baitul Iman binaan FKMT Jakarta Utara yang dipimpin Ustazah Djarwati senantiasa diberikan kesehatan untuk menjalankan ibadah Ramadhan dengan baik. Ia berharap majelis taklim terus menjadi wadah silaturahmi dan pembelajaran keagamaan yang memberi manfaat bagi jamaah dan masyarakat sekitar.
Melalui pembinaan dan pendampingan majelis taklim, Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta terus mendorong penguatan peran lembaga keagamaan dalam membangun kesiapan spiritual masyarakat menyambut bulan suci Ramadhan.