Senin, 14 November 2016, 08:41

AKREDITASI SEBAGAI PEMENUHAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN (SNP)

Akreditasi Madrasah/Sekolah merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah aau lembaga yang berwenang untuk menentukan tingkat kelayakan suatu sekolah/madrasah berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan sebagai bentuk akuntabilitas publik yang dilakukan secara obyektif, adil, transfaran dan komprehensif dengan menggunakan instrumen dan kriteria yang mengacu kepada Standar nasional Pendidikan. Menurut keputusan Menteri Pendidikan nasional nomor 087/U/2002, akreditasi dilaksanakan dengan tujuan, untuk :

  1. memperoleh gambaran kinerja Sekolah/madrasah yang dapat digunakan sebagai alat pembinaan, pengembangan dan peningkatan mutu.
  2. menentukan tingkat kelayakan dan kinerja satu sekolah/madrasah dalam penyelenggaraan pelayan pendidikan

Sehingga akreditasi memiliki peran dan fungsi sebagai pusat informasi untuk semua pihak mengenai kelayakan sekolah/madrasah dilihat dari berbagai unsur yang mengacu pada Standar nasional pendidikan.

Bagi kepala sekolah/madrasah, akreditasi dapat dijadikan acuan untuk meningkatkan kelayakan sekolah/madrasah, meningkatkan kinerja warga sekolah/madrasah termasuk kinerja kepala sekolah/madrasah selama periode kepemimpinannya serta menyusun program anggaran pendapatan dan belanja sekolah/madrasah.

Untuk para guru, akreditasi dapat dijadikan suatu dorongan untuk melakukan atau memberi pelayanan yang lebih baik untuk meningkatkan pengetahuan peserta didiknya guna meningkatkan atau setidaknya mempertahankan mutu sekolah/madrasah yang dinaunginya. Bagi kalangan masyarakat khususnya para orang tua peserta didik hasil akreditasi dapat dijadikan suatu informasi yang paling baik mengenai layanan pendidikan yang terdapat di sekolah/madrasah tersebut. Sehingga para orang tua peserta didik dapat memilih dan mengambil keputusan mengenai kebutuhan sekolah/madrasah atau dapat memilih sekolah/madrasah yang tepat untuk anak-anak mereka. Sedangkan bagi peserta didik akreditasi dapat meningkatkan rasa percaya diri peserta didik, menumbuhkan semangat peserta didik, untuk meningkatkan kemampuan mereka. sertifikat sekolah/madrasah yang terakreditasi merupakan bukti jika mereka telah mendapatkan pendidikan yang bermutu.

Agar proses akreditasi tercapai dengan hasil yang maksimal, maka sekolah berkewajiban melakukan penjaminan mutu, internal guna menjamin kualitas penyelenggaraan pendidikannya. Penjaminan mutu intenal meliputi :

  1. Penerapan manajemen berbasis sekolah dengan prinsip kemandirian, kemitraan, partisipasi, keterbukaan, dan akuntabilitas (PP 19/2005 psl 49)
  2. Pengembangan Visi dan Misi (Standar Pengelolaan), Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ( Standar isi )
  3. Pelaksanaan penilaian hasil belajar termasuk ujian sekolah dan evaluasi kinerja masing-masing (PP 19/2005 psl 91)

Selain itu sekolah/madrasah juga berkepentingan dengan penjaminan mutu ekstrenal diantaranya mengikuti akreditasi sekolah. Oleh karena itu penjaminan mutu eksternal melalui akreditasi diharapkan dapat melakukan evaluasi secara komprehensip terhadap ketercapaian sekolah dalam menyelenggarakan pendidikan yang memenuhi standar nasional lingkup SNP (Standar nasional Pendidikan) meliputi : (1) standar isi; (2) standar proses; (3) standar kompetensi lulusan; (4) standar pendidikan dan tenaga kependidikan; (5) standar sarana dan prasarana; (6) standar pengelolaan; (7) standar pembiayaan; dan (8) standar penilaian pendidikan. Adanya keterlibatan dari semua stakeholder mulai dari perencanaan yang baik, terbuka, jujur dari pihak sekolah dan pemerintah yang juga didukung oleh partisipasi masyarakat. Maka mewujudkan sekolah/madrasah yang memenuhi standar-standar nasional sebagaimana tercermin dalam butir-butir akreditasi sekolah akan terpenuhi dengan baik. Dengan demikian sekolah/madrasah yang diselenggarakan di Indonesia memiliki mutu yang baik untuk menghasilkan lulusan yang unggul.

Penulis : Nur Azizah ( Wakahumas MTSN 1 Jkt )

Sumber :

1. Permendikbud RI No 59 tahun 2012

2. http://jakarta.bapsm-dki.or.id

Berita Lainnya
Kamis, 24 November 2016, 19:13

REFLEKSI DI HARI GURU NASIONAL Oleh Imam Bukhori