Jakarta (Humas MAN 24 Jakarta) — Siswa MAN 24 Jakarta kembali mengharumkan nama madrasah dan dunia pendidikan madrasah DKI Jakarta dengan meraih sejumlah medali pada kategori Sustainable Development Goals (SDGs) dalam ajang Innovation World Cup (IWC) dan International Invention & Innovation Competition (I3C) 2026. Kompetisi internasional yang berlangsung secara luring di Universitas Negeri Jakarta tersebut merupakan hasil kolaborasi Malaysia Innovation Invention Creativity Association dan Indonesian Young Scientist Association.
Prestasi tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan riset dan inovasi di lingkungan madrasah yang terus didorong oleh Kementerian Agama. Capaian siswa MAN 24 Jakarta juga menunjukkan bahwa madrasah mampu melahirkan generasi unggul yang kompetitif di tingkat global melalui karya-karya inovatif yang memberikan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat.
Tim pertama menghadirkan inovasi K-Gummy, camilan berbahan dasar buah kesemek yang kaya antioksidan dan berpotensi menjadi alternatif makanan fungsional bergizi. Tim yang beranggotakan Mahira Gendis Adhanti, Izza Asma Ghaida, Firyal Luqyana, Redyna Tiara Arum, Adinda Clarisa, dan Aisyah Zahraa Pahlevi berhasil meraih Silver Medal pada IWC 2026 serta Silver Medal pada I3C 2026. Inovasi tersebut dibimbing oleh Ummi Nurul Hasanah dengan pendamping Dian Kurnia Hayati.
Sementara itu, tim kedua mengembangkan TARBAN Cookies, produk pangan inovatif berbahan tepung talas dan tepung kulit pisang yang dirancang sebagai makanan rendah indeks glikemik guna mendukung pola konsumsi sehat. Tim yang terdiri atas M. Ramzy Syafwan, M. Fayyadh, M. Aqli Bhara Putra, Al Fahreza Raffasya, Ukail Putra Nagri, dan Revanza Keytaro berhasil meraih Bronze Medal pada IWC 2026 serta Silver Medal pada I3C 2026. Tim ini dibimbing oleh Mina Arafah Jumriah dengan pendamping Ulwan Iqbal.
Kedua karya inovasi tersebut mendapat apresiasi dari dewan juri karena dinilai memiliki relevansi terhadap isu kesehatan, ketahanan pangan, dan pemanfaatan sumber daya lokal. Selain menonjolkan kreativitas, inovasi yang dikembangkan para siswa juga menawarkan solusi aplikatif yang berpotensi dikembangkan lebih lanjut untuk menjawab tantangan masyarakat.
Kepala MAN 24 Jakarta, Arif Rahmat Akbar, menyampaikan apresiasi atas capaian para siswa yang telah menunjukkan kemampuan riset dan inovasi di tingkat internasional. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras siswa, pembimbing, serta dukungan seluruh warga madrasah dalam membangun budaya akademik yang produktif dan inovatif.
“Keberhasilan ini mencerminkan semangat madrasah dalam merekatkan kolaborasi, merakit ide menjadi karya, dan melesat menuju prestasi. Kami berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berinovasi dan berkontribusi melalui riset yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Prestasi yang diraih siswa MAN 24 Jakarta sejalan dengan komitmen Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta dalam mendorong penguatan budaya riset, inovasi, dan pengembangan kompetensi peserta didik di madrasah. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, madrasah terus didorong menjadi pusat lahirnya generasi unggul yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi kreatif bagi pembangunan berkelanjutan.
Keberhasilan ini semakin mempertegas posisi madrasah sebagai lembaga pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus mampu mencetak generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing global. Dengan torehan prestasi di IWC dan I3C 2026, MAN 24 Jakarta kembali menunjukkan kontribusi nyata dalam mengharumkan nama madrasah, Kementerian Agama, dan Provinsi DKI Jakarta di tingkat internasional.