Berita

Pokja Majelis Taklim DKI Gelar “The Power of Ramadhan”, Perkuat Pembinaan Keagamaan Masyarakat

Rabu, 11 Maret 2026
Dibaca 960 kali
blog

Pokja Majelis Taklim DKI Jakarta

Jakarta (Humas Kankemenag Jakarta Utara) — Kelompok Kerja Majelis Taklim (Pokja MT) Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan bertajuk “The Power of Ramadhan 1447 H” di Aula Jayakarta pada Selasa (10/3/2026). Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari upaya memperkuat silaturahmi sekaligus meningkatkan pembinaan keagamaan masyarakat melalui peran majelis taklim di lingkungan Kementerian Agama.

 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta Khairani, Kabid Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat Wakaf Slamet Abadi, Wakil Ketua I Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta Nur Alam Bakhtir, pengisi tausiyah Fikri Haikal MZ, serta pengurus dan anggota Pokja Majelis Taklim dari berbagai wilayah di DKI Jakarta.

 

Dalam sambutannya, Khairani menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai dapat memperkuat peran majelis taklim dalam menyampaikan pesan keagamaan kepada masyarakat. Ia mengatakan bahwa organisasi majelis taklim memiliki posisi strategis dalam mendukung program pembinaan umat yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama, “Saya berharap kehadiran Pokja Majelis Taklim dapat memberikan manfaat nyata dan berdampak luas bagi peningkatan pemahaman keagamaan serta kesejahteraan masyarakat,” ujar Khairani.

 

Menurutnya, kegiatan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang lebih dekat dengan masyarakat. Ia menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan sangat diperlukan untuk menjaga kerukunan serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah kehidupan sosial.

 

Ketua Pokja Majelis Taklim DKI Jakarta, Istafia Aziz, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa momentum Ramadan harus dimanfaatkan untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan solidaritas antaranggota organisasi. Ia menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai sarana memperkuat koordinasi dalam menjalankan program pembinaan umat, “Di Pokja Majelis Taklim DKI Jakarta kita adalah satu tim. Kebersamaan dalam kegiatan ini menjadi penguat untuk terus bersinergi dalam memberikan pembinaan kepada masyarakat,” ujarnya.

 

Istafia juga menegaskan bahwa organisasi Pokja Majelis Taklim memiliki filosofi kerja yang dirangkum dalam tagline Smart & Beauty. Ia menjelaskan bahwa konsep Smart berkaitan dengan kemampuan dalam menerima dan menyampaikan informasi keagamaan secara tepat, sedangkan Beauty mencerminkan sikap santun dan beradab dalam berinteraksi dengan masyarakat.


Menurutnya, nilai tersebut menjadi pedoman dalam menjalankan kegiatan pembinaan di majelis taklim.

 

Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan nasihat agama yang mengajak peserta memanfaatkan bulan Ramadan untuk meningkatkan ibadah, memperkuat kepedulian sosial, serta menjaga persatuan di tengah masyarakat. Tausiyah yang disampaikan diharapkan dapat menjadi penguatan spiritual bagi para pengurus majelis taklim dalam menjalankan tugas pembinaan di lingkungan masing-masing.

 

Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama bersama Pokja Majelis Taklim terus mendorong penguatan peran majelis taklim sebagai mitra strategis dalam pembinaan umat. Program pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman keagamaan, mempererat kerukunan, serta memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat di Provinsi DKI Jakarta.

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor