Berita

Kemenag Kepulauan Seribu Sambut Hadirnya Ditjen Pesantren, Perkuat Peran Strategis Pesantren

Rabu, 15 April 2026
Dibaca 509 kali
blog

Pulau Pramuka, Jakarta (Humas Kemenag Kepulauan Seribu) -- Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menghadirkan Direktorat Jenderal Pesantren sebagai langkah strategis dalam memperkuat eksistensi dan peran pesantren di tanah air. Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Presiden RI Nomor 18 Tahun 2026, yang menjadi tonggak penting dalam pengembangan pendidikan keagamaan berbasis pesantren.


Kehadiran Direktorat Jenderal Pesantren diharapkan mampu memberikan perhatian yang lebih fokus, terstruktur, dan berkelanjutan terhadap pengelolaan serta pemberdayaan pesantren, baik dari aspek pendidikan, kelembagaan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.


Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu, Nasruddin, menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas lahirnya direktorat baru tersebut. Hal ini disampaikannya di ruang kerjanya pada Kantor Kemenag Kabupaten Kepulauan Seribu, Rabu (15/4/2026). Menurutnya, kebijakan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memajukan dunia pesantren di Indonesia.


“Lahirnya Direktorat Jenderal Pesantren merupakan momentum bersejarah dalam penguatan pendidikan Islam di Indonesia. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memberikan perhatian khusus terhadap pesantren sebagai pilar penting dalam mencetak generasi berakhlak dan berdaya saing,” ujar Nasruddin.


Ia juga menambahkan bahwa keberadaan Ditjen Pesantren akan memberikan dampak positif, khususnya dalam peningkatan kualitas layanan, pembinaan, serta dukungan program-program strategis bagi pesantren di wilayah Kepulauan Seribu.


“Kami berharap dengan adanya direktorat ini, pesantren semakin berkembang, baik dari sisi kualitas pendidikan maupun kontribusinya dalam pembangunan masyarakat. Pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga pusat pemberdayaan umat,” tambahnya.


Dengan hadirnya Direktorat Jenderal Pesantren, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat dalam mendorong kemajuan pesantren sebagai bagian integral dari sistem pendidikan nasional.


“Ke depan, kami optimistis pesantren akan semakin maju, mandiri, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang menjadi jati dirinya,” tutupnya.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor