Berita

Pelaksanaan Shalat Ghaib di MIN 19 Jakarta Barat

2018-08-10 16:21:17



Jakarta, (Humas MIN 19 Jakarta), - Jum'at (10/8) MIN 19 melakukan kegiatan pembiasaan zikir, tahlil, doa (zirtado) dan duha. Namun ada yang berbeda dalam kegiatan kali ini yaitu dengan dilaksanakannya shalat ghaib berjamaah setelah kegiatan dzirtado, yang bertujuan untuk mendoakan para korban yang meninggal dunia dalam bencana gempa bumi di Lombok, NTB. 


Sebelum kegiatan dimulai, Kepala Madrasah (Muliati) memberikan sambutan sekaligus pengarahan tentang tata cara pelaksanaan shalat ghaib. Hal ini dilakukan karena selama ini siswa MIN 19 Jakarta Barat hanya mengetahui secara teori. Baru kali ini mereka menjalankan prakteknya secara langsung. Anak-anak terlihat menyimak dengan baik.


Achmad Soleh seorang guru dipercayakan sebagai imam shalat ghaib. Shalat ghaib diikuti oleh seluruh siswa MIN 19 Jakarta Barat, dewan guru dan karyawan. 


Siswa Mengikuti gerakan imam dengan baik. Setelah selesai sholat, dengan pembacaan doa bagi para korban bencana. 


Pelaksanaan shalat ghaib memberikan kesan yang mendalam kepada siswa. Beberapa siswa tampak bingung setelah mereka melaksanakan shalat ghaib karena tata cara shalat berbeda dengan shalat yang selama ini mereka laksanakan.


Tim humas berhasil mewawancarai beberapa siswa tersebut, "mengapa kalian terlihat bingung?". Mereka jawab, "karena shalatnya hanya takbir saja tanpa ruku dan sujud, jadi kami jadi bingung karena belum terbiasa". Ilmu yang diberikan secara teori akan lebih bermakna dan berkesan jika dipraktekkan secara langsung. Contohnya pelaksanaan shalat ghaib ini. / jhin