Berita

Sinergi DWP Kanwil Kemenag DKI Jakarta–UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Merajut Inklusi untuk Indonesia Emas

Rabu, 19 November 2025
Dibaca 122 kali
blog

Jakarta (Humas) – Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama RI, Helmi Nasaruddin Umar, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi yang terjalin antara DWP Kanwil Kemenag DKI Jakarta dan DWP Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

 

Sinergi ini terwujud dalam sebuah kegiatan pembinaan yang mengusung tema inklusif, “Berbaur, Berbagi dan Berkolaborasi dengan Difabel untuk Mewujudkan Generasi Indonesia Emas 2045.”

 

Ketua DWP Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Yeni Fitriyani Adib, menjelaskan bahwa kegiatan ini diinisiasi bersama dengan Ketua DWP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Tati Asep Jahar sebagai upaya nyata mewujudkan inklusi sosial.

 

Menurut Helmi Nasaruddin Umar, tema yang diangkat menunjukkan komitmen DWP untuk hadir bagi semua pihak, menegaskan nilai-nilai universal dalam keberagaman, “Tema ini sangat mendalam. DWP hadir untuk semua. Melihat anak-anak, baik difabel maupun non-difabel, duduk bersama, tidak ada yang dibedakan, ini adalah gambaran Indonesia Emas yang sesungguhnya,” ujar Helmi yang juga dinobatkan sebagai Bunda Inklusi.

 

Suasana haru dan gembira berbaur menjadi satu, kegiatan pembinaan yang merangkul penuh inklusi. Helmi, tak kuasa menahan haru melihat siswa difabel dan non-difabel, bersama orang tua dan para guru yang setia mendampingi, duduk setara, saling memberikan kekuatan.

 

Dalam sambutannya, Helmi mengajak seluruh siswa yang hadir untuk saling mengasihi dan menghilangkan praktik bullying. Ia menekankan bahwa kekurangan bukanlah alasan untuk saling merendahkan. “Kekurangan ini bukan suatu hal yang menjadikan kita lupa bahwa Allah telah menciptakan manusia dengan sebaik-baiknya. Mari kita saling mengasihi, bukan saling mem-bully,” tegasnya.

 

Helmi juga secara khusus memberikan penguatan kepada para orang tua siswa difabel. Ia menyampaikan rasa haru dan memberikan pesan motivasi bahwa Allah SWT memberikan keistimewaan pada anak difabel, bahkan menjanjikan surga bagi mereka.

 

Lebih lanjut, Helmi Nasaruddin Umar berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh model kolaborasi bagi DWP di provinsi lainnya. Ia secara tegas mengajak untuk menghapuskan stigma adanya jarak antara DWP Kanwil Kemenag dengan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN), “Kegiatan ini membuktikan bahwa sinergi dan kolaborasi antara DWP Kanwil dengan PTKN justru dapat menghasilkan kegiatan yang berkualitas, bermanfaat, dan memiliki dampak sosial yang luas,” tutupnya.

 

Di tengah kehangatan itu, keceriaan hadir melalui Ice Breaking Trio Sakinah yang mengajarkan Tepuk Sakinah, sebuah simbol keharmonisan yang diperkuat dengan hadirnya dukungan konsultasi BP4 DKI Jakarta.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor