Jakarta (Humas MIN 17 Kepulauan Seribu) --- Suasana Aula MTsN 26 Kepulauan Seribu di Pulau Tidung dipenuhi para guru dan tenaga kependidikan dalam kegiatan pembinaan yang digelar Kantor Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta. Dalam kegiatan tersebut, perhatian terhadap penguatan kualitas pendidikan di madrasah kepulauan, khususnya MIN 17 Kepulauan Seribu, menjadi salah satu sorotan penting.
Kegiatan pembinaan itu dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Adib, bersama Kabag Tata Usaha Kemenag DKI Jakarta, Khairani, Kepala Seksi Pendidikan Islam, Sutama, Pengawas Madrasah Kemenag Kepulauan Seribu, Zakiah, serta kepal MTsN 26, Catur Yoga Meiningdias.
Turut hadir pula Kepala MIN 17 Kepulauan Seribu, Bahtiaroni, yang bersama para guru mengikuti pembinaan dengan penuh antusias. Kehadiran para pimpinan Kemenag menjadi bentuk perhatian terhadap perjuangan guru madrasah di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.
Dalam arahannya, Adib memberikan apresiasi kepada para guru yang tetap istiqamah menjalankan tugas pendidikan di wilayah kepulauan. Menurutnya, pengabdian seorang guru bukan sekadar pekerjaan, melainkan bentuk ibadah yang memiliki nilai besar di hadapan Tuhan.
“Ketika seorang guru keluar dari rumah untuk mengajar, itu sudah bernilai ibadah,” ujar Adib di hadapan peserta pembinaan. Kalimat tersebut sontak menjadi penyemangat bagi para guru, termasuk tenaga pendidik di MIN 17 Kepulauan Seribu yang setiap hari berjuang mendidik siswa di tengah keterbatasan wilayah pulau.
Selain memberikan motivasi kepada guru, Adib juga menyinggung pentingnya peningkatan kualitas sarana pendidikan, termasuk pengembangan asrama di MTsN 26 Kepulauan Seribu agar mampu menjangkau siswa dari pulau-pulau lain di luar Pulau Tidung. Menurutnya, kemajuan pendidikan di Kepulauan Seribu harus dilakukan secara merata mulai dari jenjang dasar hingga menengah.
Melalui kegiatan pembinaan tersebut, para guru MIN 17 Kepulauan Seribu diharapkan semakin termotivasi dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan kepada siswa. Semangat pengabdian yang tumbuh dari pulau-pulau kecil di Kepulauan Seribu diharapkan mampu melahirkan generasi yang unggul, religius, dan berdaya saing bagi masa depan bangsa. (j)