Berita

Sapa Guru Lembaga Pendidikan Agama Kota Jakarta Utara, KaKanwil: Spirit Al-Qur'an Dan Islam Yang Tidak Pernah Habis

Selasa, 21 April 2026
Dibaca 265 kali
blog

Kegiatan Sapa Guru Lembaga Pendidikan Keagamaan Jakarta Utara

Jakarta (Humas Kankemenag Jakarta Utara) — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Adib, menegaskan pentingnya peran strategis guru lembaga pendidikan agama Islam sebagai ujung tombak pendidikan sekaligus pilar pembinaan moral masyarakat di tengah dinamika kehidupan perkotaan, dalam kegiatan Sapa Guru yang digelar di Jakarta Utara, Selasa (21/04/2026).

 

Dalam sambutannya, Adib menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi para guru yang mengabdikan diri mengajarkan Al-Qur’an kepada generasi muda sejak usia dini. Ia menilai, semangat pengabdian tersebut menjadi fondasi utama keberlangsungan pendidikan keagamaan di tengah tantangan zaman.

 

“Tanpa dilandasi spirit Al-Qur’an dan nilai-nilai Islam, tidak mudah bagi para guru untuk terus istiqamah mengabdi di tengah kompleksitas kehidupan kota Jakarta,” ujarnya.

 

Kegiatan yang diinisiasi oleh Kankemenag Kota Jakarta Utara melalui Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) serta didukung Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS) Kanwil Kemenag DKI Jakarta ini menjadi ruang dialog antara guru agama nonformal dengan para pemangku kebijakan.

 

Adib menekankan bahwa keberadaan guru agama tidak hanya sebagai penggerak syiar keagamaan, tetapi juga berperan penting dalam membentuk karakter dan akhlak generasi bangsa. Namun demikian, ia juga menyoroti masih adanya tantangan kesejahteraan yang dihadapi para guru di sektor pendidikan keagamaan nonformal.

 

“Guru agama hari ini tidak hanya menjadi ujung tombak, tetapi juga kerap menjadi pihak yang harus berjuang lebih keras dalam memenuhi kebutuhan hidup. Karena itu, perlu perhatian bersama agar kesejahteraan mereka semakin meningkat,” tegasnya.

 

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan Kementerian Agama dapat terus diperkuat untuk meningkatkan kualitas sekaligus kesejahteraan guru agama, sehingga program pendidikan Al-Qur’an dan keagamaan dapat berjalan optimal dan berdampak luas bagi masyarakat.

 

Kegiatan yang berlangsung di Balai Yos Sudarso, Kantor Wali Kota Jakarta Utara ini dihadiri sekitar 400 guru dari berbagai lembaga pendidikan keagamaan nonformal, seperti Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), PAUD Al-Qur’an (PAUDQu), Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ), pesantren, dan HAKIH.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Pesantren Kementerian Agama RI, Wali Kota Jakarta Utara, Anggota DPRD Komisi E Provinsi DKI Jakarta, Kepala Bidang PAKIS Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Kepala Kankemenag Kota Jakarta Utara, serta jajaran pejabat terkait lainnya.

 

Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran pendidikan keagamaan sebagai bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter, sekaligus memastikan program-program yang dijalankan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor