Berita

Pesantren Kilat MTs Negeri 25 Jakarta Resmi Ditutup, Perkuat Iman dan Kebersamaan Siswa di Bulan Ramadhan

Jumat, 13 Maret 2026
Dibaca 426 kali
blog

Jakarta (Humas MTsN 25 Jakarta Timur) — Kegiatan Pesantren Kilat Ramadan di MTs Negeri 25 Jakarta Timur resmi berakhir pada Jumat (13/3/2026) setelah berlangsung selama lima hari sejak Senin (9/3/2026). Kegiatan yang diikuti seluruh siswa tersebut menjadi program pembinaan keagamaan rutin yang dilaksanakan setiap bulan suci Ramadan.

 

Pesantren kilat yang diketuai oleh Sueb diisi dengan berbagai aktivitas keagamaan untuk meningkatkan pemahaman dan praktik ibadah siswa. Selama pelaksanaan, para peserta mengikuti tadarus Al-Qur’an, salat dhuha, serta salat zuhur berjamaah, disertai penyampaian materi tentang keutamaan dan amalan di bulan Ramadan.

 

Selain kegiatan di dalam madrasah, siswa juga mengikuti siaran streaming kultum Ramadan yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta melalui kanal YouTube. Melalui kegiatan tersebut, siswa mendapatkan penguatan nilai keagamaan dari para tokoh dan pimpinan di lingkungan Kementerian Agama.

 

Pada acara penutupan, seluruh peserta menyaksikan kultum Ramadan yang disampaikan oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama DKI Jakarta, Adib, serta Menteri Agama, Nasaruddin Umar. Kegiatan tersebut menjadi momen refleksi bagi siswa untuk meningkatkan semangat ibadah di bulan Ramadan.

 

Kepala MTs Negeri 25 Jakarta Timur, Abdul Munip, dalam sambutannya mengajak siswa menjaga kebiasaan baik yang telah dibangun selama pesantren kilat, “Kita harus terus meningkatkan ibadah setelah Ramadan. Kegiatan pesantren kilat ini diharapkan membuat kita tetap istiqomah dalam beribadah dan meningkatkan iman,” ujarnya.

 

Rangkaian penutupan dilanjutkan dengan salat dhuha bersama, khataman Al-Qur’an, serta pembagian zakat fitrah kepada siswa yang termasuk mustahik. Para siswa juga mendapatkan ceramah agama dari Ketua Panitia, Sueb, yang menekankan pentingnya menjaga akhlak dan meningkatkan ibadah setelah Ramadan.

 

Sebagai penutup, seluruh siswa dan guru melaksanakan mushafahah atau saling bersalaman sebagai bentuk mempererat ukhuwah di lingkungan madrasah. Kegiatan kemudian diakhiri dengan pelaksanaan salat Jumat berjamaah bagi siswa putra, sementara siswa putri melaksanakan salat zuhur berjamaah.

 

Dengan berakhirnya pesantren kilat tersebut, MTs Negeri 25 Jakarta Timur berharap seluruh siswa dapat mempertahankan semangat ibadah serta menerapkan nilai-nilai yang telah dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor