Kepulauan Seribu (Humas MTsN 26 Kepulauan Seribu) — MTsN 26 Kepulauan Seribu menggelar kegiatan Pra-Rapat Kerja (Pra-Raker) Tenaga Kependidikan (Tendik) sebagai langkah strategis dalam mengoptimalkan tata kelola administrasi dan meningkatkan mutu layanan pendidikan. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (5/6/2026) tersebut menjadi forum awal untuk merumuskan program kerja prioritas sebelum dibahas dan ditetapkan dalam Rapat Kerja (Raker) madrasah.
Pra-Raker diikuti oleh seluruh tenaga kependidikan yang terdiri atas staf administrasi, keuangan, perpustakaan, serta bagian umum. Forum tersebut difokuskan pada evaluasi program kerja tahun sebelumnya, identifikasi berbagai tantangan yang dihadapi, serta penyusunan strategi peningkatan layanan yang lebih efektif dan profesional pada tahun mendatang.
Kepala Urusan Tata Usaha MTsN 26 Kepulauan Seribu, Mukti Ali, dalam arahannya menegaskan bahwa tenaga kependidikan memiliki peran penting sebagai penopang utama operasional madrasah. Menurutnya, kualitas layanan administrasi yang baik akan memberikan dampak positif terhadap seluruh proses pendidikan yang berlangsung di madrasah.
“Pra-Raker ini menjadi momentum penting untuk mengidentifikasi hambatan administratif, menyederhanakan proses kerja, serta melahirkan berbagai inovasi layanan. Seluruh program yang dirancang harus berorientasi pada peningkatan efektivitas kerja dan pelayanan terbaik bagi seluruh warga madrasah,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, sejumlah agenda strategis menjadi fokus pembahasan. Di antaranya penguatan digitalisasi administrasi melalui optimalisasi sistem informasi manajemen, peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan berkelanjutan, pengelolaan sarana dan prasarana yang lebih terstruktur, serta evaluasi standar operasional prosedur (SOP) agar semakin responsif, transparan, dan akuntabel.
Pembahasan berlangsung secara dinamis dan partisipatif. Setiap unit kerja memaparkan rancangan program yang akan dilaksanakan, kemudian mendapat masukan dan penyempurnaan melalui diskusi bersama. Pola kerja kolaboratif tersebut diharapkan mampu menghasilkan program yang lebih terukur dan sesuai dengan kebutuhan madrasah.
Mukti Ali menambahkan bahwa penguatan tata kelola administrasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan. Oleh karena itu, seluruh tenaga kependidikan didorong untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tuntutan layanan publik yang semakin cepat dan berkualitas.
Seluruh rekomendasi dan usulan yang dihasilkan dalam Pra-Raker akan dirumuskan menjadi draf program kerja final untuk selanjutnya dibahas dan disahkan pada pelaksanaan Rapat Kerja utama dalam waktu dekat. Hasil tersebut akan menjadi pedoman dalam pelaksanaan program dan layanan madrasah selama satu tahun ke depan.
Kegiatan Pra-Raker ini sejalan dengan komitmen Kementerian Agama dalam memperkuat tata kelola madrasah yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta terus mendorong seluruh satuan pendidikan madrasah untuk meningkatkan kualitas manajemen kelembagaan sebagai bagian dari transformasi pendidikan yang berkelanjutan.
Melalui forum perencanaan yang matang dan partisipatif, MTsN 26 Kepulauan Seribu menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas. Langkah ini juga menjadi wujud nyata implementasi semangat Kemenag Berdampak, di mana penguatan tata kelola dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi fondasi penting dalam mewujudkan madrasah yang unggul, profesional, dan berintegritas.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, seluruh tenaga kependidikan MTsN 26 Kepulauan Seribu berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik serta mendukung terwujudnya madrasah yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.