Kepulauan Seribu, Pulau Tidung (Humas MTsN 26 Kepulauan Seribu) — Dalam upaya menciptakan lingkungan belajar yang bersih dan nyaman, MTsN 26 Kepulauan Seribu melaksanakan kegiatan kerja bakti massal yang melibatkan seluruh warga madrasah pada Jumat (17/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan karakter peduli lingkungan sekaligus membangun budaya gotong royong di lingkungan pendidikan.
Kerja bakti yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut diikuti oleh kepala tata usaha, guru, tenaga kependidikan, serta seluruh siswa. Fokus kegiatan meliputi pembersihan ruang kelas, saluran air, serta penataan taman madrasah. Selain itu, siswa juga dibekali edukasi mengenai pemilahan sampah organik dan anorganik sebagai bagian dari pembelajaran lingkungan hidup.
Kepala Tata Usaha MTsN 26 Kepulauan Seribu, Mukti Ali, menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki nilai edukatif yang penting dalam pembentukan karakter peserta didik.
“Kerja bakti ini bukan sekadar rutinitas kebersihan, tetapi menjadi sarana untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan. Lingkungan yang bersih akan mendukung kenyamanan dan efektivitas proses belajar mengajar,” ujarnya.
Selain kegiatan pembersihan, kerja bakti ini juga menjadi bagian dari persiapan madrasah dalam mendukung program lingkungan hidup, termasuk revitalisasi apotek hidup dan perawatan fasilitas pengolahan limbah sekolah. Semangat kebersamaan tampak dari keterlibatan aktif siswa dalam memperindah taman dengan penanaman berbagai tanaman hias.
Usai kegiatan, lingkungan madrasah terlihat lebih bersih, rapi, dan asri. Kondisi ini diharapkan dapat mendorong seluruh warga madrasah untuk terus menjaga kebersihan sebagai bagian dari budaya sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, MTsN 26 Kepulauan Seribu menegaskan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang sehat, nyaman, dan berwawasan lingkungan, sejalan dengan upaya pembentukan karakter siswa yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitarnya.