Jakarta (Humas MAN 9) — Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Administrasi Jakarta Timur menggelar layanan jemput bola perekaman KTP elektronik (KTP-el) dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi siswa di aula MAN 9 Jakarta, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB ini menyasar siswa berusia 16 tahun ke atas hingga 17 tahun, serta diikuti oleh guru dan tenaga kependidikan (GTK). Program ini bertujuan mempermudah akses layanan administrasi kependudukan secara langsung di lingkungan madrasah.
Pelaksanaan layanan ini memberikan kemudahan bagi siswa dalam mengurus dokumen identitas resmi. Dengan hanya membawa salinan Kartu Keluarga (KK), baik dalam bentuk fisik maupun digital, peserta dapat langsung melakukan perekaman data.
Bagi siswa yang telah berusia 16 tahun, program ini juga memberikan keuntungan karena mereka hanya perlu mengambil KTP-el di kelurahan saat genap berusia 17 tahun, tanpa harus melalui proses perekaman ulang.
Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Tidak hanya siswa yang telah memenuhi usia wajib KTP, tetapi juga siswa kelas X yang sebagian besar berusia 16 tahun turut berpartisipasi. Meski jumlah peserta cukup banyak, pelaksanaan kegiatan tetap berjalan tertib dan kondusif.
Petugas Dukcapil memberikan pelayanan dengan ramah dan profesional, sehingga suasana kegiatan berlangsung nyaman. Siswa juga mengikuti arahan petugas dengan baik selama proses berlangsung.
Salah satu siswa kelas X-A, Oktian Donahue, mengaku terbantu dengan adanya program ini. “Dengan adanya kegiatan ini saya jadi tahu proses pembuatan KTP dan lebih mudah saat mencetak KTP nanti ketika berusia 17 tahun,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara instansi pemerintah dan lembaga pendidikan dalam meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya tertib administrasi kependudukan.
Melalui layanan jemput bola ini, Dukcapil Jakarta Timur menunjukkan komitmennya dalam memperluas jangkauan pelayanan publik. Diharapkan, program serupa dapat terus dilaksanakan agar semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki identitas kependudukan yang sah dan lengkap.