Jakarta (Humas MIN 11 Jakarta Barat) — MIN 11 Jakarta Barat kembali melaksanakan kegiatan Kultum Ramadhan 1447 H sebagai bagian dari program pembinaan keagamaan di lingkungan madrasah di bawah Kementerian Agama. Kegiatan yang telah memasuki pelaksanaan ke-10 ini menghadirkan penceramah Ustadz M. Hamdan Hasani dari MAN 24 Jakarta Timur dengan tema “Menjadi Pelajar Cinta Bangsa di Bulan Ramadhan.”
Kultum Ramadhan merupakan agenda rutin yang dilaksanakan selama bulan suci sebagai sarana penguatan karakter dan peningkatan pemahaman keagamaan bagi peserta didik. Program ini menjadi bagian dari pembinaan yang dilakukan madrasah untuk menanamkan nilai keimanan, akhlak, serta sikap kebangsaan kepada siswa sejak usia dini.
Dalam tausiyahnya, Ustadz M. Hamdan Hasani menyampaikan bahwa ajaran Islam mengajarkan umatnya untuk mencintai tanah air sebagai bagian dari tanggung jawab seorang muslim. Ia menjelaskan bahwa nilai cinta bangsa tidak terpisah dari ajaran agama dan telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW dalam kehidupan beliau.
Menurutnya, kecintaan terhadap tanah air dapat dipahami dari peristiwa hijrah Rasulullah SAW dari Mekkah ke Madinah. Ia mengutip sabda Rasulullah SAW yang menyatakan, “Sesungguhnya engkau, wahai Mekkah, adalah negeri yang paling baik dan paling kucintai. Seandainya kaumku tidak mengusirku darimu, niscaya aku tidak akan tinggal di negeri selainmu.” Hadis tersebut, kata Hamdan, menunjukkan bahwa seorang muslim memiliki kewajiban menjaga dan mencintai negeri tempat ia hidup.
Ia juga menyampaikan bahwa pelajar dapat menunjukkan kecintaan kepada bangsa melalui sikap dan perilaku sehari-hari, terutama di bulan Ramadhan. Salah satunya dengan memperbaiki akhlak, menjauhi sifat dengki, riya, dan perilaku yang tidak baik, sehingga mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Selain itu, Hamdan mengingatkan pentingnya kesungguhan dalam menuntut ilmu. Ia mengatakan bahwa belajar merupakan kewajiban bagi setiap muslim dan harus dilandasi niat untuk mencari ridha Allah SWT serta memberikan manfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Ia juga mengajak siswa untuk menjaga persatuan dengan membiasakan sikap saling menyapa, memberi salam, dan saling menolong.
“Bangsa yang maju lahir dari pelajar yang berilmu dan berakhlak baik. Karena itu manfaatkan waktu untuk belajar dan meningkatkan kualitas diri,” ujar Hamdan di hadapan peserta kultum. Ia berharap para siswa dapat memanfaatkan momentum Ramadhan untuk memperbaiki diri dan meningkatkan semangat belajar.
Pihak madrasah menyampaikan bahwa kegiatan Kultum Ramadhan akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari program pembinaan keagamaan yang didorong oleh Kementerian Agama. Melalui kegiatan tersebut, madrasah berupaya membentuk peserta didik yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki karakter religius dan sikap cinta tanah air yang kuat.