Berita

Kultum Dzuhur Kemenag Kepulauan Seribu: Menyempurnakan Amal dengan Tiga Perkara

Kamis, 11 Desember 2025
Dibaca 194 kali
blog

Jakarta (Humas Kepulauan Seribu) -- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kepulauan Seribu kembali menyelenggarakan pengajian rutin Kuliah Tujuh Menit (Kultum) yang digelar setiap selesai salat Dzuhur berjamaah. Kegiatan pembinaan keagamaan ini berlangsung di Kantor Perwakilan Kemenag Kabupaten Kepulauan Seribu, pada Kamis (11/12/2025).


Pada kesempatan kali ini, kultum disampaikan oleh Irvan Dady, Penyuluh Agama Islam ASN Kemenag Kepulauan Seribu, dengan mengangkat tema “Tiga Perkara yang Menyempurnakan Amal Sholeh.”


Dalam mengawali penyampaiannya, Irvan mewakili para penyuluh agama Islam menyampaikan permohonan maaf kepada jamaah karena kultum yang sejatinya dijadwalkan pada hari Rabu harus digeser ke hari Kamis. “Kami mohon maaf, karena para penyuluh kemarin ada agenda pembinaan di lapangan sehingga kultum baru bisa dilaksanakan hari ini. Semoga tidak mengurangi keberkahan majelis kita,” ujarnya.


Melanjutkan kultumnya, Irvan menjelaskan bahwa amal sholeh bukan hanya soal melakukan kebaikan, tetapi juga tentang bagaimana menjaganya agar tetap sempurna di sisi Allah. “Sering kali kita fokus pada banyaknya amal, namun lupa pada kualitas dan cara menjaganya. Padahal penyempurnaan amal adalah bagian penting dalam perjalanan ibadah seorang mukmin,” jelasnya.


Ia kemudian memaparkan tiga perkara yang dapat menyempurnakan amal sholeh:


Pertama, menyegerakan amal sholeh. Menurut Irvan, menunda kebaikan dapat mengurangi semangat dan peluang datangnya pahala. “Jika ada kesempatan berbuat baik, segerakan. Jangan menunggu waktu ideal, karena bisa jadi kesempatan itu tidak terulang,” tuturnya.


Kedua, tidak merasa amal sudah banyak. Ia menekankan agar setiap mukmin tetap rendah hati dalam beramal. “Merasa cukup atau berlebihan dalam menilai amal dapat menumbuhkan kesombongan. Padahal kita tidak pernah tahu amal mana yang diterima Allah,” ungkapnya.


Ketiga, menyembunyikan amal sholeh. Irvan mengingatkan agar kebaikan tidak selalu perlu diumumkan kepada orang lain. “Semakin tersembunyi sebuah amal, semakin besar peluang ikhlas di dalamnya. Tidak perlu menceritakan apa yang kita lakukan, biarlah Allah yang mencatat dan membalasnya,” sambungnya.


Menurutnya, tiga perkara tersebut merupakan bentuk kehati-hatian seorang hamba dalam menjaga kualitas amal. “Kita beramal bukan untuk dipuji, tapi untuk mendekat kepada Allah. Maka merawat amal jauh lebih penting daripada sekadar memperbanyak jumlahnya,” tegasnya.


Menutup kultum, acara dilanjutkan dengan doa bersama agar Allah memberikan keistiqamahan dalam berbuat kebaikan dan menerima seluruh amal ibadah para pegawai.


Kegiatan kultum rutin ini disambut antusias oleh seluruh peserta. Mereka berharap kegiatan pembinaan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara konsisten karena memberikan manfaat spiritual sekaligus mempererat ukhuwah dan kebersamaan di lingkungan Kemenag Kepulauan Seribu.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor