Jakarta (Humas Kepulauan Seribu) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu, Nasruddin, bersama jajaran pejabat struktural menghadiri kegiatan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Kamaruddin Amin, sekaligus launching Gerakan Jakarta Berwakaf yang diselenggarakan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan berlangsung di Masjid Raudatul Jannah Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta pada Senin (9/3/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh pimpinan satuan kerja, pejabat struktural, kepala madrasah, kepala Kantor Urusan Agama, serta perwakilan ASN dari seluruh wilayah DKI Jakarta. Pembinaan dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan kinerja aparatur serta koordinasi program prioritas Kementerian Agama, termasuk pengembangan wakaf produktif untuk pemberdayaan masyarakat.
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Kamaruddin Amin, dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalitas aparatur dalam menjalankan tugas pelayanan keagamaan. Ia menyampaikan bahwa ASN Kementerian Agama harus mampu menghadirkan kinerja yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, “ASN Kementerian Agama harus bekerja dengan integritas, meningkatkan profesionalitas, dan memastikan setiap program yang dijalankan memberi dampak nyata bagi umat,” ujar Kamaruddin Amin dalam pembinaan tersebut.
Kegiatan pembinaan yang berlangsung pada bulan Ramadan juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh aparatur untuk meningkatkan kualitas pengabdian. Para peserta diingatkan agar menjadikan bulan suci sebagai sarana memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu, Nasruddin, menyampaikan bahwa pembinaan ASN sangat penting untuk menjaga semangat kerja serta meningkatkan kualitas pelayanan di lingkungan Kementerian Agama, “Pembinaan ASN ini menjadi momentum untuk memperkuat integritas, meningkatkan profesionalitas, serta meneguhkan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Nasruddin.
Ia menambahkan bahwa bulan Ramadan harus dimanfaatkan untuk memperbaiki kinerja dan memperkuat niat pengabdian sebagai aparatur negara. Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat harus berjalan seiring dengan peningkatan kedisiplinan dan tanggung jawab ASN, “Ramadan adalah waktu yang tepat untuk melakukan refleksi diri dan menghadirkan kinerja yang lebih berdampak bagi umat dan masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, dilaksanakan launching Gerakan Jakarta Berwakaf sebagai program penguatan ekonomi umat melalui optimalisasi potensi wakaf. Program tersebut diharapkan dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam pengembangan wakaf produktif yang dikelola secara profesional dan transparan.
Nasruddin menyambut baik peluncuran gerakan tersebut dan menyatakan kesiapan jajarannya untuk mendukung pelaksanaan program di wilayah Kepulauan Seribu, “Gerakan Jakarta Berwakaf merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi wakaf. Dengan pengelolaan yang baik, wakaf dapat memberikan manfaat besar bagi pembangunan sosial dan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan pembinaan diakhiri dengan doa bersama menjelang berbuka puasa yang dipimpin oleh Nasruddin, diikuti seluruh peserta yang hadir. Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat integritas aparatur, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.