Berita

Kankemenag Jakarta Timur Perkuat Zakat dan Wakaf Produktif untuk Pemberdayaan Ekonomi Umat

Senin, 13 Juli 2026
Dibaca 233 kali
blog

Jakarta (Humas Kankemenag Kota Jakarta Timur) — Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur terus memperkuat implementasi program zakat dan wakaf produktif sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan keagamaan sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi umat. Penguatan program tersebut disampaikan Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kankemenag Kota Jakarta Timur, Nasrullah, pada Apel Pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur, Senin (13/7/2026).

 

Dalam arahannya, Nasrullah menjelaskan bahwa Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) di Jakarta Timur difokuskan pada pemberian bantuan modal usaha dan pembinaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program ini dilaksanakan melalui sinergi antara Kementerian Agama, Kantor Urusan Agama (KUA), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serta sejumlah lembaga amil zakat, di antaranya Inisiatif Zakat Indonesia dan LAZ Al Azhar.

 

Menurut Nasrullah, optimalisasi zakat dan wakaf produktif menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui pemanfaatan aset wakaf dan penguatan Gerakan Wakaf Uang, Kementerian Agama terus mendorong pengelolaan wakaf yang produktif agar memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi umat.

 

"Tahun 2026 ini Program Pemberdayaan Ekonomi Umat di Jakarta Timur difokuskan di Kecamatan Ciracas," ujar Nasrullah.

 

Ia menambahkan, Jakarta Timur juga ditetapkan sebagai salah satu pilot project Program Kota Wakaf. Program tersebut diarahkan pada penguatan tata kelola aset wakaf, peningkatan kapasitas nazhir, pengembangan usaha produktif, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar aset wakaf agar manfaatnya semakin luas dan berkesinambungan.

 

Sebagai bagian dari implementasi program tersebut, Kankemenag Kota Jakarta Timur telah melakukan verifikasi lapangan terhadap sejumlah lokasi wakaf produktif di Kecamatan Ciracas, termasuk pengembangan budidaya hidroponik di lingkungan pondok pesantren. Inisiatif tersebut diharapkan menjadi model pengelolaan aset wakaf yang produktif sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

 

Selain menyampaikan perkembangan program zakat dan wakaf, Nasrullah juga mengingatkan pentingnya menjaga disiplin kerja bagi seluruh ASN. Ia mengapresiasi tingkat kehadiran pegawai yang baik, khususnya pada pelaksanaan apel pagi, serta mengajak seluruh ASN untuk terus memperkuat budaya kerja yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.

 

Menurutnya, kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

 

Melalui penguatan program zakat dan wakaf produktif serta peningkatan disiplin ASN, Kankemenag Kota Jakarta Timur berkomitmen menghadirkan pelayanan keagamaan yang semakin berdampak, sekaligus mendukung terwujudnya pemberdayaan ekonomi umat yang berkelanjutan sesuai dengan arah kebijakan Kementerian Agama.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor