Jakarta (Humas) — Kepala MIN 12 Jakarta, Hairunnisa, menghadirkan program Masa Taaruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan pendekatan lingkungan dan ekoteologi sebagai upaya mengenalkan lingkungan madrasah sekaligus menanamkan karakter peduli alam kepada peserta didik baru sejak hari pertama masuk madrasah.
Melalui program tersebut, murid baru tidak hanya diperkenalkan pada sarana dan prasarana, tata tertib, serta budaya madrasah, tetapi juga diajak mengenal berbagai program unggulan berbasis lingkungan yang telah dikembangkan MIN 12 Jakarta. Kegiatan berlangsung secara edukatif, menyenangkan, dan berorientasi pada pembentukan karakter sesuai semangat Kurikulum Berbasis Cinta.
Hairunnisa menjelaskan bahwa pengenalan lingkungan madrasah menjadi momentum penting untuk membangun rasa memiliki terhadap madrasah sekaligus menanamkan kesadaran bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai keagamaan.
"Sejak hari pertama, kami ingin peserta didik memahami bahwa madrasah bukan hanya tempat belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan sebagai wujud syukur atas nikmat Allah SWT. Nilai-nilai ekoteologi harus menjadi budaya yang tumbuh dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Dalam rangkaian MATAMUDA, peserta didik diajak berkeliling mengenal berbagai fasilitas pembelajaran berbasis lingkungan, di antaranya kebun hidroponik, vertical garden, area penghijauan, pengelolaan tanaman produktif, serta ruang-ruang belajar yang mendukung terciptanya madrasah hijau, bersih, sehat, dan nyaman. Berbagai fasilitas tersebut merupakan bagian dari komitmen MIN 12 Jakarta dalam mengintegrasikan pendidikan lingkungan dengan pembentukan karakter peserta didik.
Selain memperkenalkan lingkungan fisik madrasah, guru juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan, menghemat penggunaan air dan energi, memilah sampah, serta merawat tanaman sebagai bentuk tanggung jawab bersama terhadap kelestarian alam. Pendekatan tersebut selaras dengan pelaksanaan MATAMUDA yang mendorong pembiasaan hidup bersih, sehat, peduli lingkungan, dan penguatan program ASRI serta ekoteologi di madrasah.
Hairunnisa berharap pengalaman yang diperoleh selama MATAMUDA dapat menjadi fondasi bagi peserta didik baru dalam menjalani proses belajar di madrasah dengan semangat mencintai ilmu, mencintai lingkungan, serta mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
"Melalui MATAMUDA berbasis lingkungan dan ekoteologi, kami ingin melahirkan generasi yang unggul dalam prestasi, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan. Inilah ikhtiar MIN 12 Jakarta untuk menghadirkan pendidikan yang bermakna dan berkelanjutan," pungkasnya.