Berita

BWI Jakarta Utara Perkuat Kapasitas Nadzhir Wakaf, Dorong Tata Kelola Profesional dan Produktif

Senin, 8 Desember 2025
Dibaca 564 kali
blog

Bogor (Humas Kankemenag Jakarta Utara) — Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Kota Jakarta Utara menyelenggarakan Pembinaan Nadzhir Wakaf se-Kota Jakarta Utara di Ciloto, Bogor, Jawa Barat, pada Jumat–Sabtu (5–6/12/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta, terdiri dari perwakilan Nadzhir, PIC SIWAK pada KUA Kecamatan, serta pengurus BWI Kota Jakarta Utara. Para peserta mendapatkan penguatan pengetahuan dan wawasan langsung dari Pembina BWI Kota Jakarta Utara, Mawardi Abdul Gani.

 

Pembinaan ini dilaksanakan sebagai bentuk peningkatan kualitas pengelola wakaf agar semakin profesional dalam menjaga dan mengembangkan aset wakaf. Dalam sambutannya, Wakil Ketua BWI Jakarta Utara sekaligus ketua panitia, Daloh Abdaloh, menyampaikan bahwa pembinaan ini merupakan langkah penting agar Nadzhir memahami potensi wakaf bagi kesejahteraan umat. “Kami berharap pembinaan ini membuat para Nadzhir memahami potensi wakaf sebagai instrumen pemberdayaan yang dapat mendorong kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

 

Daloh menambahkan bahwa salah satu tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi para Nadzhir dalam aspek administrasi, pengawasan, serta pengembangan wakaf. Ia menekankan bahwa pengelolaan yang baik dan terstruktur menjadi kunci agar aset wakaf memberikan manfaat optimal. “Nadzir harus mampu melaksanakan tugas dan fungsi secara profesional, terutama dalam pengadministrasian dan pengembangan wakaf produktif,” tuturnya.

 

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Utara selaku Dewan Pembina BWI, Mawardi Abdul Gani. Dalam penyampaiannya, Mawardi mengulas berbagai peluang strategis dalam pengelolaan wakaf produktif serta pentingnya pemberdayaan ekonomi umat melalui aset wakaf. Hadir dalam kegiatan tersebut Kabid Penais sekaligus Sekretaris BWI Provinsi DKI Jakarta, Katimker Wakaf Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Khoironi, serta pengurus BWI Jakarta Utara.

 

Sesi pembinaan dipandu oleh Ahmad Lukman Hasyim selaku moderator, berlangsung dengan suasana kondusif dan interaktif. Peserta aktif berdialog mengenai strategi pengelolaan wakaf yang amanah, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pengembangan aset wakaf ke depan.

 

Di penghujung sesi, Daloh kembali menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas Nadzhir wakaf. “Kami mengajak para Nadzhir untuk terus belajar, terutama dalam mengelola wakaf produktif. Masih ada banyak tantangan di aset wakaf yang belum dikelola dengan maksimal, dan hal ini menjadi tanggung jawab bersama,” ujarnya menutup sesi kegiatan.

 

Melalui pembinaan ini, BWI Jakarta Utara dan Kementerian Agama menunjukkan komitmennya dalam mendorong tata kelola wakaf yang lebih profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Kegiatan serupa diharapkan terus diperluas sebagai upaya memperkuat ekosistem wakaf di Jakarta Utara.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor