Jakarta (Humas KanKemenag Jakarta Utara) --- Kementerian Agama terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah. Hal ini tercermin dari keberhasilan 15 siswa Madrasah Aliyah YAPIS Al-Oesmaniyyah Tanjung Priok yang berhasil lolos ke berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur prestasi, Jumat (10/4/2026).
Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa madrasah mampu bersaing dan melahirkan generasi unggul yang berdaya saing tinggi di tingkat nasional.
Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Ali Helmi, menjelaskan bahwa para siswa diterima melalui dua jalur seleksi prestasi. Sebanyak delapan siswa lolos melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), sementara delapan lainnya melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN).
“Satu siswa bahkan berhasil lolos di kedua jalur tersebut, menunjukkan kualitas akademik yang sangat baik,” ujarnya.
Keberhasilan ini mencerminkan peningkatan mutu pendidikan di madrasah, sekaligus menegaskan bahwa keterbatasan sarana dan prasarana tidak menjadi penghalang dalam meraih prestasi. Melalui pembinaan berkelanjutan dan semangat kolaborasi, madrasah mampu mengantarkan peserta didik meraih masa depan yang lebih baik.
Menurut Helmi, capaian ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari yayasan, kepala madrasah, orang tua, hingga guru dan tenaga kependidikan yang terus membangun suasana belajar yang kondusif dan inspiratif.
“Kolaborasi yang kuat menciptakan lingkungan belajar yang harmonis dan menyenangkan, sehingga mampu mendorong motivasi siswa untuk terus berprestasi,” tambahnya.
Prestasi ini juga diperkuat dengan rekam jejak siswa MA YAPIS Al-Oesmaniyyah dalam berbagai ajang kompetisi, seperti Jakarta Madrasah Competition di bidang akademik serta keberhasilan meraih juara umum pada ajang North Jakarta Madrasah Award (NJMA) tahun 2025.
Kepala Madrasah, Muslimin, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pencapaian para siswa. Ia menegaskan bahwa keberhasilan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi menjadi budaya positif yang terus dikembangkan di madrasah.
“Ini merupakan langkah penting dalam membangun generasi yang unggul dan berpendidikan tinggi. Kami berharap capaian ini dapat menginspirasi siswa lainnya untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa madrasah memiliki peran strategis dalam membangun semangat belajar, terutama di tengah tantangan lingkungan masyarakat urban yang masih menghadapi keterbatasan akses dan kesadaran pendidikan tinggi.
“Atas nama madrasah, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada para siswa. Terima kasih kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan yang telah berkontribusi dalam membangun kepercayaan diri siswa dan masyarakat,” pungkasnya.
Keberhasilan ini semakin menegaskan peran madrasah sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam nilai keagamaan, tetapi juga mampu mencetak generasi berprestasi, adaptif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.