Jakarta (Humas MAN 9 Jakarta) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 9 Jakarta Timur. Sebanyak 12 siswa kelas XII berhasil lolos Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) Tahun 2026. Capaian ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 33 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sekaligus menegaskan kualitas pembinaan akademik yang berkelanjutan di madrasah.
Pengumuman hasil SPAN-PTKIN 2026 yang dirilis pada Selasa (31/3) disambut penuh suka cita oleh siswa, guru, dan orang tua. Keberhasilan ini menjadi buah dari kerja keras, konsistensi belajar, serta dukungan berbagai pihak dalam mengawal proses pendidikan peserta didik sejak awal.
Dari total 12 siswa yang diterima, sembilan di antaranya berhasil masuk Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, dua siswa diterima di UIN Bandung, dan satu siswa di UIN Surakarta, dengan pilihan program studi yang beragam sesuai minat dan potensi masing-masing.
SPAN-PTKIN merupakan jalur seleksi nasional menuju Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang didasarkan pada nilai rapor dan prestasi akademik siswa. Seleksi ini menuntut konsistensi capaian belajar sejak kelas X hingga kelas XII, sehingga keberhasilan ini mencerminkan kualitas akademik siswa MAN 9 Jakarta Timur yang kompetitif di tingkat nasional.
Kepala MAN 9 Jakarta Timur, Pramesti Indraningsih, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian para siswanya. Ia menilai keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi antara siswa, guru, dan orang tua dalam menciptakan ekosistem belajar yang kondusif.
“Selamat dan sukses kepada seluruh siswa yang telah diterima melalui jalur SPAN-PTKIN 2026. Ini adalah hasil dari kerja keras, dedikasi, dan doa selama menempuh pendidikan di madrasah. Kami juga mengapresiasi peran guru dan orang tua yang terus mendampingi proses belajar siswa,” ujar Pramesti.
Ia juga memberikan motivasi kepada siswa yang belum berhasil melalui jalur tersebut agar tetap optimistis dan mempersiapkan diri menghadapi seleksi berikutnya.
“Bagi yang belum lolos, jangan berkecil hati. Masih ada kesempatan melalui jalur UM-PTKIN. Terus semangat dan fokus dalam meraih cita-cita,” tambahnya.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh siswa MAN 9 Jakarta Timur untuk terus meningkatkan semangat belajar dan mengukir prestasi. Dengan pembinaan yang terarah dan dukungan berkelanjutan, madrasah optimistis dapat terus melahirkan generasi unggul yang siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.